JAKARTA - Di bulan suci Ramadhan, tidak semua umat muslim memiliki kesempatan untuk melaksanakan sholat tarawih secara berjamaah di masjid karena berbagai alasan seperti keterbatasan waktu, kesibukan pekerjaan, atau harus menjaga keluarga di rumah. Meski demikian, ibadah sholat tarawih tetap bisa dijalankan secara mandiri di rumah dengan melaksanakan tata cara yang pada dasarnya sama seperti ketika dikerjakan berjamaah di masjid.
Pengertian dan Konteks Sholat Tarawih di Rumah
Sholat tarawih merupakan ibadah sunnah yang spesifik dilaksanakan pada malam hari di bulan Ramadhan setelah sholat Isya. Meski kebiasaan yang umum dilakukan adalah berjamaah di masjid, sholat tarawih juga diperbolehkan untuk dikerjakan secara munfarid atau sendiri di rumah. Hal ini menjadi solusi praktis bagi mereka yang tidak bisa hadir di masjid karena hadirnya berbagai tanggung jawab atau keterbatasan fisik.
Dalam tradisi umat Islam, jumlah rakaat sholat tarawih sendiri dapat bervariasi dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing individu. Ada yang memilih untuk melaksanakan tarawih sebanyak 20 rakaat termasuk witir, seperti yang dianut oleh banyak ulama dari mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali. Namun, ada pula yang melaksanakannya dengan 8 rakaat atau bahkan jumlah lainnya yang dianggap sah sesuai dengan rukun dan syarat sholat.
Pelaksanaan tarawih sendiri di rumah pada intinya mengikuti langkah-langkah yang sama dengan sholat sunnah lainnya, yaitu dimulai dengan niat di dalam hati, takbiratul ihram, bacaan Al-Fatihah dan surah pendek dari Al-Qur’an, rukuk, sujud, dan lain-lain, sehingga ibadah yang dijalankan tetap memenuhi syarat sahnya sholat menurut ajaran Islam.
Niat Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Bagian paling awal dan sangat penting dalam sholat tarawih sendiri adalah niat yang dilakukan di dalam hati. Meskipun tidak wajib diucapkan secara lisan, tetap dianjurkan untuk memahami bacaan niatnya agar lebih khusyuk saat melakukan ibadah. Berikut ini adalah bacaan niat sholat tarawih sendiri di rumah untuk dua rakaat:
???????? ??????? ?????????????? ???????????? ???????????? ??????????? ????? ????????
Usholli sunnatattarowihi rok’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat sholat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Niat tersebut dibaca dalam hati sebelum mengangkat takbiratul ihram saat memulai sholat. Bacaan ini menunjukkan bahwa seseorang memang berniat untuk melaksanakan ibadah tarawih sebagai ibadah sunnah karena Allah Ta’ala.
Setelah niat, pelaksana sholat tarawih sendiri juga perlu memperhatikan urutan gerakan dan bacaan sebagaimana sholat sunnah lainnya, yakni takbiratul ihram, membaca doa iftitah, membaca Al-Fatihah kemudian surah pendek, rukuk dengan tuma’ninah, i’tidal, sujud, dan seterusnya hingga salam di akhir rakaat.
Tata Cara Pelaksanaan Tarawih di Rumah
Pelaksanaan tarawih sendiri di rumah mirip dengan sholat sunnah lainnya. Berikut adalah langkah-langkah umum yang bisa diikuti umat muslim yang ingin melaksanakan tarawih sendiri:
Persiapan Sholat:
Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan bersih, baik secara fisik maupun wudu. Pilih tempat yang tenang dan bersih di rumah untuk menjalankan sholat tarawih agar konsentrasi ibadah lebih terjaga.
Niat di Dalam Hati:
Niatkan dalam hati bahwa Anda akan melaksanakan sholat tarawih sesuai dengan bacaan niat yang telah disebutkan di atas.
Takbiratul Ihram:
Angkat kedua tangan dan ucapkan “Allahu Akbar” sebagai tanda dimulainya sholat.
Bacaan Al-Fatihah dan Surah Pendek:
Setelah takbiratul ihram dan doa iftitah, bacalah surat Al-Fatihah lalu lanjutkan dengan salah satu surat pendek dari Al-Qur’an.
Rukuk dan Sujud:
Gerakan rukuk dengan benar, kemudian berdiri tegak sejenak sebelum melakukan sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan kemudian sujud kedua.
Rakaat Berikutnya:
Bangkit untuk melaksanakan rakaat kedua dan ulangi gerakan dan bacaan seperti rakaat pertama. Setelah selesai dua rakaat, ucapkan salam untuk menyelesaikan unit sholat tersebut.
Mengulang Hingga Jumlah Rakaat yang Diinginkan:
Ulangi langkah-langkah di atas hingga mencapai jumlah rakaat tarawih yang diinginkan, baik itu 8 rakaat atau 20 rakaat sesuai kemampuan.
Bacaan dan Tata Cara Sholat Witir
Setelah menyelesaikan sholat tarawih, umat muslim dianjurkan untuk menutup malam dengan sholat witir sebagai penyempurna ibadah tarawih. Sholat witir adalah sholat sunnah dengan jumlah rakaat ganjil, misalnya satu rakaat, tiga rakaat, atau dua rakaat ditambah satu rakaat.
Berikut contoh bacaan niat sholat witir untuk tiga rakaat:
???????? ??????? ????????? ??????? ????????? ???????????? ??????????? ??????? ????? ????????
Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka‘atin mustaqbilal qiblati adaan lillahi ta’aala
Artinya: “Aku niat sholat sunnah witir tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Pelaksanaan sholat witir pada dasarnya sama seperti sholat sunnah lainnya, yaitu dengan takbiratul ihram, bacaan Al-Fatihah, surah pendek sesuai kemampuan, gerakan rukuk dan sujud, hingga salam di akhir rakaat.
Melaksanakan sholat tarawih sendiri di rumah merupakan alternatif ibadah yang sah dan dianjurkan ketika tidak memungkinkan untuk menghadiri sholat berjamaah di masjid. Dengan memahami niat dan tata cara pelaksanaannya secara runtut, umat muslim tetap dapat menghidupkan malam Ramadhan dengan penuh khusyuk dan mendapat pahala dari Allah Ta’ala. Semoga panduan ini membantu memperkuat ibadah Anda selama bulan suci ini dan membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.